Alhamdulilah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT Yang telah melimpahkan karunian-NYA yang tak terhingga kepada kita , kaum muslimin, terutama nikmat panjang umur dalam taqwa dan keimanan serta nikmat sehat wal afiat rohani dan jasmani . Demikian pula atas izin dan hidayahNYA kita dapat berjumpa dalam tulisan dan kalimat ,berbagi rasa , pemikiran serta saling berwasiat tentang kebenaran dan kesabaran. /@zmr
Keberadaan atau kehidupan kita manusia di dunia ini,adalah pada hakekatnya merupakan kehendak Allah SANG PENCIPTA , yakni berdasarkan Firman-NYA, didalam QS. Adz-Dzaariyaat.51:56,sbb. "Wa maa kholaqtul jinna wal insa illa liya^buduun," yang artinya "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (menghambakan diri ) kepada-KU.."
Dari Ayat tersebut bagi orang-orang yang beriman mestinya sudah cukup memdapat pemahaman yang jelas dan cukup menjadi motivasi mengapa kita harus selalu dan terus berusaha bertaqorrub Ilallah, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan pengabdian yang total dan paripurna; sebabnya adalah tidak lain, supaya kita dapat menunaikan amanat kehidupan ini agar ia tidak sia-sia; yakni terhindar dari kerugian dan penyesalan sebagaimana celakanya orang-orang sangat merugi di HARI KEMUDIAN, diakhirat nanti, yaitu mereka dibenamkan di neraka jahanam yang sangat menyiksa dan menghinakan. Na^udzu billahi min dzaalik,tsumma na^udzuu billahi min dzaalik. Kita memohon kepada Allah SWT terhindar dari hal yang demikian mengerikan itu. //@zmr
SAHABATKU PARA LANSIA,
Salah satu pilar penyangga keimanan didalam agama Islam ialah kepercayaan yang kuat atau keyakinan yang kokoh dari pemeluknya terhadap HARI KEMUDIAN ,-- Hari Akherat , yaitu tibanya suatu saat dimana dunia yang fana ini berakhir, ditandai dengan Youmal Qiyamah , yaitu saat atau peristiwa berakhirnya dunia dan kehidupannya ,yang disusul dengan hari kebangkitan atau Youmil Ba^ats dan selanjutnya digelar suatu peradilan Ilahiyah pada Hari Perhitungan atau dalam bahasa Al Qur'an kita dikenalkan sebagai Youmil Hisab . Hari Perhitungan dan Peradilan .
Proses tersebut menentukan kita terjatuh pada dua opsi/pilihan yakni apakah kita menjadi penghuni Neraka Jahanam ataukah penghuni Surga yang penuh kenikmatan.
(QS.An-Naba'.78:17) : "Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktuyang(telah)ditetapkan"
(QS.Thaahaa.20:15): "Innas-saa^ta aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujzaa kullu nafsim-bimaa tas^aa" Artinya:" Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan."///@zmr
===REHAT============================
PERAMAL KIAMAT AKHIRNYA PENSIUN
Setelah dua kali ramalan hari kiamatnya gagal dan lebih dari dua pekan terakhir terserang stroke,
peramal kiamat Harold Camping (89) yang masih menjalani perawatan memutuskan pensiun dan berhenti berkhotbah melalui jaringan Family Radio miliknya. Kesehatan Harold yang menganut Kristen Evangelis dari California,Amerika Serikat, ini belum pulih meski telah menjalani perawatan intensif. Sejumlah pihak menilai serangan Stroke yang dialami Harold merupakan azab dari Tuhan .
“Tuhan dalam Injil menilai dan menghukum para penentangnya.” Kata Erick Thoennes, Profesor Ilmu Injil dan Teologi dari Biola University.(rat)
Sumber:WARKOT, www.wartakotaalive.com/(021)53677881/882///24/6/2011>>Type:27/6/2011
===========================================
KIAMAT.
Hari kiamat adalah hari penghancuran total alam semesta beserta isinya termasuk bumi beserta makhluk yang menghuninya. Proses dan kejadiannya adalah kehancuran yang sangat dahsyat dan mengerikan, sehingga membangkitkan hiruk pikuk, jerit kengerian, keterkejutan, raungan histeris, membaur dengan kata-kata dan ekspresi penyesalan yang amat sangat, sadar bahwa apa yang di dunia telah diperingatkan dan dijanjikan Tuhan sebelumnya, saat itu tiba-tiba nyata terjadi, dan kiamat menyentak keinsyafan tiap manusia bahwa Hari yang di peringatkan telah datang ! Benar-benar terjadi .
Gemuruh Kiamat demikian hebat, karena benda-benda dilangit dan dibumi berhamburan, dan berbenturan. Ledakan-ledakan menyilaukan mata, memekakan telinga,menakutkan karena batu-batu besar dan gunung-gunung berterbangan seperti anai-anai. Bumi diguncangkan dengan gempa yang dahsyat, mengeluarkan isinya, termasuk diantaranya orang-orang yang mati didalamnya. Mereka hidup kembali dan tegak menyaksikan Hari dimana Dunia berakhir dengan menyeramkan. Benar-benar terjadi .
Bumi diguncangkan dengan gempa yang dahsyat, seraya memuntahkan isinya.
Terjadinya Kiamat adalah perintah Tuhan. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dengan beraneka macam (rupa dan penampilannya), untuk diperlihatkan (bagaimana) amal mereka selama hidupnya. Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu, apakah hari Kiamat itu? Yaitu hari dimana seluruh manusia seperti anai-anai bertebaran. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dihambur-hamburkan.(QS.101:1~5). Benda angkasa raya bersimpang siur diatas sana, dan diatas kepala, karena orbit dan rotasi terjungkil balik berlawanan arah. Cahaya berkelebatan sangat menyilaukan dan terus dalam intensitas yang menakutkan sangat lebih menyeramkan dari petir-petir yang kerap kita saksikan, karena Kiamat benar-benar suatu kejadian yang luar biasa menakutkan. Air laut meluap kedaratan dengan ketinggian yang melebihi bukit-bukit , gelap dan manusia kelelap panik, diselingi kilatan cahaya ledakan dari benturan benda-benda yang melayang-layang. Suatu keadaan yang superdrama, tetapi nyata dalam kesaksian tiap-tiap mata manusia. Benar-benar terjadi .
Alam Kosmos, benda langit termasuk bumi seolah berpacu dengan kecepatan tinggi berbalik kearah satu titik meninggalkan garis edarnya. Allah SWT melaksanakan ketentuanNYA dan menunjukan kekuasaanNYA, keperkasaanNYA, dengan meluluh lantakan semua yang ada. ALLAH SWT membuktikan kekadaluarsaan alam semesta dan kefanaan (dunia).////@z
Berapa lama situasi kengerian di Hari Kiamat itu, hanya ALLAH SWT yang mengetahui dan menentukan, namun yang pasti ialah tiap manusia bakal mengalami dengan nyata kengerian itu, yaitu dengan mata terbelalak karena diliputi ketakutan yang amat sangat.
Firman ALLAH SWT didalam Surat Al-Qiyamah.75 ayat 6~12: "Ia (manusia) itu bertanya 'Bilakah Hari Kiamat itu?(6) Maka apabila mata terbelalak (ketakutan)(7) dan apabila bulan telah hilang cahayanya,(8) dan matahari dan bulan dikumpulkan,(9) pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"(10) sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! (11) Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.(12).
Rosulullah bersabda dalam satu Hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani:"Bahwasanya akan terjadi nanti dihari Kiamat, seorang bermandi keringat, mereka memohon :"Yaa Tuhan berilah aku kesempatan beristirahat sejenak (dari kepanikan Kiamat), walau harus menuju neraka."(300HBD:h17/18) >>>>>
Saudara-saudaraku,
Pada Hari Kiamat yang dahsyat dan amat mengerikan itu, akal manusia, fikirannya dan nuraninya tidak lagi berfungsi, karenanya tidak bermanfaat sama sekali. Mereka berkata tanpa kesadaran karena dicekam ketakutan dan panik mereka hanya ingin keluar dari situasi yang sangat menakutkan itu, mereka tidak mengetahui bahwa neraka jahanam jauh lebih mengerikan dan menyiksa sebagai azab bagi mereka yang ingkar akan kebenaran peringatan Tuhan. Manusia berhamburan,berlarian kesana-kemari meninggalkan saudaranya, bahkan tak perduli lagi dengan anaknya, ibu dan bapaknya. Setiap dari mereka di Hari Kiamat itu sibuk, yakni terlibat dengan urusan pribadi masing-masing, didalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan itu. (QS.80:33~37).
Pada hari itu tiada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab bahkan tidak ada lagi rasa tali persaudaraan serta tak ada syafaat atau perantara:
"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”
Dengan datangnya malapetaka yang sangat besar itu, fikiran manusia menjadi kalut(bingung,panik,takut) mereka tersentak karena menyada-ri kejahatan, keburukan dan kebaikan apa yang telah diperbuat selama hidupnya didunia.(QS.An-Naazi’aat.79:34~39) :
34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
35. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
37. Adapun orang yang melampaui batas,
38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
Didalam benak manusia pada waktu itu hanya kebingungan dan ke khawatiran karena kepada mereka telah diperlihatkan keadaan neraka dengan amat jelas, yakni betapa menakutkan siksa azab yang akan di ditimpa kepada pendosa yaitu orang-orang yang lalai terhadap kwajiban yang diperintahkan agama; orang yang Zholim,pendusta, orang yang fasik yaitu orang telah tahu tapi tidak melaksanakan kebenaran,orang-orang yang melampaui batas, korup, yang selalu berfoya-foya ditengah kemiskinan, pemboros, yang mengikuti hawa nafsu-nafsunya (amaaroh bisyuu’ wa lawwamah),orang-orang yang khianat menyia-nyiakan amanat, terlebih mereka yang terlibat dosa besar (kaba’ir), pendurhaka kepada orang tua dan , termasuk orang-orang kafir dan musyrikiin orang-yakni orang yang menyekutukan Tuhan dan menandingi Allah SWT.
Setiap manusia dihari kiamat itu sibuk berurusan dengan dirinya masing-masing,menghitung, mengingat-ngingat apa yang telah diperbuatnya.
Mereka menyesal,menyesal sejadi-jadinya, --kalau dapat mereka ingin dikembalikan kedunia lagi dan mereka akan berbuat baik sebaik-baiknya
mengumpulkan pahala dan kebajikan,walau dengan cara apapun./////@z
Namun semua sudah terlambat, waktu tidak dapat kembali lagi,maka penyesalan tinggal penyesalan; tinggallah peradilan Tuhan yang akan menentukan dengan saksi dan bukti sehingga tak satupun manusia dapat mengelak dari apa yang diperlihatkan yaitu rahasia yang dipertontonkan.
Namun semua sudah terlambat, waktu tidak dapat kembali lagi,maka penyesalan tinggal penyesalan; tinggallah peradilan Tuhan yang akan menentukan dengan saksi dan bukti sehingga tak satupun manusia dapat mengelak dari apa yang diperlihatkan yaitu rahasia yang dipertontonkan.
Simak Srt.Az-Zumar.39:67~70 >> "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya , pada Hari Kiamat dan langit digulung dengan "tangan kanan"-Nya.
[ Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya DIA-lah Yang Maha Berkuasa pada hari kiamat.]
Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.(67) Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing) (68) Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) serta didatangkanlah para Nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. (70) Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan DIA lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan."
AKHERAT
Negeri Akherat adalah suatu yang Ghaib dimana akal semata tidak mampu menguak takbir hakekatnya. Oleh karena itu orang-orang yang hanya mengandalkan rasio semata dengan mengandalkan perhitung matematika dunia saja pastilah tidak akan sampai pada keyakinan dan pemahaman untuk mempercayai bahwa ada kehidupan lagi setelah kematian, dan bahwa akan ada perhitungan untuk mempertanggung jawabkan nilai-nilai perbuatan tiap-tiap individu selama hidup didunia. Apakah mereka , kita , lebih banyak berbuat kebajikan menurut perintah agama atau sedikit dibandingkan perbuatan - perbuatan dosa kita yang dilarang agama (Islam).
Akal manusia sebenarnya baru mencapai tingkat yang rendah meskipun manusia diberikan kelebihan inteligensia dari makhluk lainnya . Namun setinggi apapun achievement atau tingkat pencapaian yang dapat diraih oleh makhluk bernama manusia tetap saja hal itu merupakan kadar yang sedikit (illa qoliila) ; yaitu sekelumit saja dari yang dianugerahi Tuhan kepadanya. Konon lagi dibandingkan dengan keluasan ilmu yang dimiliki Tuhan, Sang Pencipta, Penguasa dan Penjaga Alam Semesta, yang Kekuasaannya meliputi Langit (Ruang Angkasa) dan bumi (benda angkasa , planet,bintang, dan bima sakti / galaksi serta isi dan penghuninya: dimensi Kosmos dan Makros.
Dalilnya : "ALLAHu laa ilaaha illa huwal-Hayyul-qoyyuum laa ta'khudzuhu sinatuw-wa laa naum ,
lahu maa fis-samaawaati wa maa fil- arDhi, man dzaladzii yasyfa^u ^indahu illa bi idznihi
ya^lamu maa baina aidihim wa maa kholfahum , wa laa yuHiiTuuna bisyaiinm-min ^ilmihi illa bimaa syaa'a , wasi^a kurasiy-yuhus-samaawaati wal 'arDhi , walaa ya'uuduhu HifZhuhumaa , wa huwal-^liyyul-^aZhiim :
ALLAH tiada tuhan melainkan DIA yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNYA. DIA tidak mengantuk dan tidak tidur. KepunyaanNYA apa yang dilangit dan apa yang di bumi. Siapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) disisiNYA selain dengan izinNYA? ALLAH mengetahui apa yang dihadapan mereka dan dibelakang mereka , dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu ALLAH melainkan jika itu apa yang dikehendakiNYA. Demikian luasnya kekuasaan ALLAH meliputi Langit(Jagat raya) dan Bumi , dan ALLAH tidak merasa berat memelihara keduanya . Dan ALLAH Maha Tinggi lagi Maha Agung." (QS.AlBaqoroh.2:255).
Dalilnya: "Wa maa utiitum minal ^ilmi illa qoliilaa : Dan tiadalah kamu diberi ilmu (pengetahuan) melainkan sedikit" (Srt. Al isroo'.17:85).////@zmr.
Ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia adalah karunia, nikmat pemberian Tuhan untuk menjadikan manusia Khalifah dimuka bumi. Khalifah berarti pemimpin , pengelola , pengurus sekaligus yang bertanggung jawab akan wewenang atau penguasaannya yaitu Amanah yang diberikan Tuhan .
Seluruh alam semesta ini memang diperuntukkan untuk hajat kehidupan manusia (QS.Al Jatsiyah.45:13) , untuk kesenangan sekaligus sarana , bukti untuk menyadari kebesaran dan kehebatan Penciptanya. Dengan demikian kelebihan nalar, Akal , Fikir , Inteligensia manusia yang tidak sepenuhnya dimiliki oleh makhluk lainnya itu sebetulnya adalah anugerah Tuhan yaitu untuk lebih mengenal dirinya, alam semesta ciptaanNYA dan Tuhan Al-Khaliq (Sang Pencipta). Maka kemudian dengan kepengetahuan dan kesadarannya itu seharusnya membawa manusia kepada keinsyafan, keimanan dan ketaqwaan.
Jadi intinya, akal dan kecerdasan harus digunakan dengan bimbingan kesadaran; bahwa semakin jauh kita mengetahui tentang segala sesuatu, maka kita semakin mengagumi betapa kebesaran Allah SWT, dan betapa luasnya Kursi atau Ilmu yang dimiliki, maka dengan demikian kita 'wajib' tunduk, sujud, mengabdikan diri sesuai dengan ruh dari wahyu-NYA dalam ayat 56 surat Al Dzariyaat(51) , yakni: "Dan AKU tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka menyembah/mengabdikan diri kepadaKU" /////@zmr
Sahabatku, para LANSIA dan Saudaraku kaum muslimin.
Berikut ini saya cuplikan buat peringatan bagi kita semua, bahwa Sains (IPTEK) yang dimiliki seseorang ilmuwan jika tidak dikendalikan oleh keimanan kepada Tuhan akan membawanya kepada suatu 'musibah, karena akal semata seperti diuraikan sebelumnya akan membawa manusia menjadi sesat (going astray) bahkan menuju neraka jahanam (going to Hellfire). Simak berita berikut ini :
STEPHEN HAWKING : "SURGA ITU CUMA DONGENG."
Pakar fisika asal Inggris Stephen Hawking yang berusia 69 tahun (jadi sudah Lansia! -pen.) kembali memberikan pernyataan yang menggegerkan. Dalam wawancara khusus dengan surat kabar The Guardian, Hawking menyatakan bahwa surga merupakan cerita dongeng bagi orang yang takut kegelapan.
Hawking merupakan ilmuwan kenamaan yang sudah menerbitkan buku, diantaranya " A Brief History of Time" (Sejarah Singkat mengenai Waktu) yang ditulis tahun 1988. Diusia 21 tahun, Hawking diramal hanya bisa bertahan hidup dalam beberapa tahun karena terkena penyakit berat yang mempercepat proses degeneratifnya. Dalam suatu periode hidupnya, Hawking hanya dapat berkomunikasi melalui alat pemutar suara dan hampir sepenuhnya lumpuh karena penyakitnya yang tidak dapat diobati. Ia ternyata bisa melewati ramalan itu hingga menjadi ilmuwan kondang .
Ketika masih aktif mengajar di Universitas Cambridge, Hawking mewarisi jabatan yang pernah dipegang oleh pakar fisika dan matematika ISAAC NEWTON yang menelurkan teori fisika yang mashur itu.
Tahun 2009 , ia dirawat di rumah sakit karena kelelahan usai tour ceramah di Amerika Serikat. Namun ia kemudian kembali ke Universitas Cambridge sebagai Direktur Penelitian . Tahun 2010 , ia menerbitkan buku "The Grand Design" . Buku ini secara umum menjelaskan bagaimana pembentukan bumi. Disana, Hawking menyatakan tidak membutuhkan kekuatan surgawi untuk menjelaskan terbentuknya alam semesta.
Dengan kata lain, penciptaan (alam semesta,-pen.) ini tidak memerlukan bantuan Tuhan. (Na^udzu billah min dzalik.-pen.)
Hal ini kemudian memprovokasi para pemimpin agama , termasuk kepala Rabi Lord Sacks yang menolak pandangan Hawking .
Sejak itulah,Hawking lebih banyak berceramah seputar kehidupan beragama yang dilihatnya dari kaca mata ILMU PASTI sesuai keahliannya.
"Saya telah melewati hidup dengan prospek kematian prematur dalam 49 tahun terakhir. Saya TIDAK TAKUT TERHADAP KEMATIAN, TETAPI SAYA TIDAK INGIN TERBURU-BURU UNTUK MATI. Masih banyak yang ingin saya lakukan terlebih dahulu ," katanya kepada surat kabar The Guardian .
Hawking mengatakan , KEMATIAN TERJADI KETIKA OTAK BERHENTI BEKERJA . "Saya menganggap Otak sebagai Komputer yang akan berhenti berfungsi saat salah satu komponennya rusak.
TIDAK ADA SURGA ATAU AKHERAT untuk Komputer yang rusak. SURGA MERUPAKAN KISAH DONGENG untuk orang yang takut kepada kegelapan ." ujarnya. (Ant/tig)WK18/05/2011. //////@zmr.
Sahabat,
Itulah pendapat seorang Ilmuwan hebat dan kondang Stephen Hawking . Seorang anak manusia yang dianugerahi Tuhan kelebihan dari manusia lainnya yaitu inteligensia dan geniusiti tinggi.
Kita hanya ingin mengatakan bahwa akal , rasio , dan intligensia manusia merupakan anugerah Ilahiyah . Ia bisa bermanfaat bagi kehidupan didunia , bisa juga bermanfaat bagi Hari Kemudian (bagi orang yang beriman kepada adanya Hari Akherat), namun sangat bisa juga merupakan ancaman malapetaka bagi mereka yang tidak percaya pada Kekuasaan Tuhan, yang menjadi takabur, sombong dan bahkan mereka yang menjadikan akal kecerdasan mereka, sengaja atau tidak , sebagai tuhan mereka, karena mereka lebih meyakini kehebatan apa yang telah diberikan akal, mereka menikmati itu sebagai kebanggaan, padahal sesungguhnya justru akal itu seperti di katakan tadi hanyalah merupakah secercah, yakni sedikit saja dari anugerah Tuhan.
Jelasnya akal dan pengetahuan manusia itu hanyalah sekelumit saja dari pemberian Tuhan. Lalu mengapa akal itu seolah menjadi segalanya? Bukankah akal dan pengetahuan itu cuma karunia, sarana dan fasilitas saja? Alangkah keliru dan rugi. Mereka sesat sebagaimana orang salah arah didalam perjalanannya hidupnya yang nyasar. Kompas kehidupan mereka adalah jarum dunia .
Demikian pula pemikiran kita mengatakan bahwa otak kita tidak sama dengan komputer . Komputer diciptakan (oleh otak) manusia , sedangkan otak/kecerdasan, manusia diciptakan oleh Tuhan-Allah SWT- bagi orang-orang yang dikehendaki . Komputer mati karena komponennya rusak atau sistemnya terganggu, tetapi manusia mati 'bukan' karena organ tubuhnya yang terganggu atau rusak , kalaupun terbukti secara klinis itu hanyalah sebab saja dari akibat takdir Tuhan yang telah jatuh tempo, sesuai dengan FirmanNYA :
"Wamaa kaana linafsin an tamuuta illa bi idznillahi kitaabanm-mu'ajjalaa : Dan bahwa setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan idzin ALLAH sebagai ketetapan yang telah ditetapkan waktunya ." (QS.Ali ^Imroon.3:145) ///////@zmr.
Kita sangat bersyukur dengan kesadaran dan keinsyafan yang merupakan Petunjuk atau Hidayah yang diberikan kepada kita yang merupakan salah satu dari sekian banyak nikmat Allah SWT yang diberikan berikan kepada kita, khususnya kepada orang-orang yang berusaha mencari Hidayah itu, dan kepada orang-orang yang dikehendakinya . Kita telah dianugerahi pemikiran dan jalan yang lurus dan benar walaupun itu merupakan kebencian bagi orang-orang kafir, bahkan kehinaan (menurut mereka) .
Untuk hal ini, kita pegang erat-erat Firman Allah SWT didalam Surat Al Baqoroh.2:212 sebagai berikut:
"Zuy-yina liladziina kafarul-Hayatud-dunyaa, wa yasKharuuna minal-ladziina aamanuu, wal-ladziinat taqow fawqohum youwmal qiyamati, wallahu yarzuquu may-yasyaa'u bighoiri Hisaab."
"Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir dan mereka memandang hina orang-orang (yang) beriman, padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia dari pada mereka dihari kiamat . Dan Allah memberikan karunianya(rezeki) kepada orang yang dikehendakiNYA tanpa batas." (QS.2:212) Wallahu a^lamu bi Showab .
////////@zmr-Bandung.3Juni 2011,Jum'at,22.00.
Simpel saja,sahabat. Kesederhanaan dan kesholehan akan menjadikan hidup selamat dan bermanfaat . Selamat di dunia dan selamat di akherat serta bermanfaat bagi orang lain . Salam indah.@zmr
BalasHapus