Senin, 02 Mei 2011

HARI KEMUDIAN

SAUDARAKU  SAHABAT PARA LANSIA
Alhamdulilah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT  Yang telah melimpahkan karunian-NYA yang tak terhingga  kepada kita ,  kaum muslimin, terutama  nikmat panjang umur  dalam taqwa  dan  keimanan serta nikmat sehat  wal afiat rohani  dan  jasmani . Demikian pula atas  izin dan  hidayahNYA  kita  dapat berjumpa dalam tulisan  dan kalimat ,berbagi rasa , pemikiran serta  saling berwasiat tentang kebenaran  dan  kesabaran. /@zmr


Keberadaan  atau kehidupan kita  manusia di dunia  ini,adalah pada hakekatnya  merupakan kehendak Allah SANG PENCIPTA , yakni berdasarkan Firman-NYA, didalam  QS. Adz-Dzaariyaat.51:56,sbb. "Wa  maa  kholaqtul jinna wal insa illa liya^buduun," yang artinya "Dan  tidaklah Aku  menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka  beribadah (menghambakan diri ) kepada-KU.."
Dari Ayat tersebut bagi orang-orang  yang beriman mestinya sudah  cukup memdapat pemahaman  yang jelas dan cukup menjadi motivasi mengapa kita harus selalu dan terus berusaha bertaqorrub Ilallah, yaitu mendekatkan diri kepada  Allah SWT dengan pengabdian  yang total dan paripurna; sebabnya adalah tidak lain, supaya kita dapat menunaikan amanat kehidupan ini agar ia  tidak sia-sia; yakni terhindar  dari kerugian dan penyesalan sebagaimana celakanya orang-orang  sangat  merugi di HARI KEMUDIAN, diakhirat nanti, yaitu  mereka dibenamkan  di neraka jahanam  yang sangat menyiksa  dan  menghinakan.  Na^udzu billahi min dzaalik,tsumma na^udzuu billahi min dzaalik.  Kita memohon  kepada Allah SWT terhindar dari hal  yang demikian mengerikan itu. //@zmr


SAHABATKU PARA LANSIA,
Salah satu pilar penyangga keimanan didalam agama Islam ialah  kepercayaan  yang kuat atau keyakinan yang kokoh dari  pemeluknya terhadap HARI KEMUDIAN ,-- Hari Akherat , yaitu tibanya  suatu saat dimana dunia yang fana  ini berakhir, ditandai dengan Youmal Qiyamah , yaitu saat atau peristiwa berakhirnya dunia dan kehidupannya ,yang disusul dengan  hari kebangkitan atau Youmil Ba^ats dan selanjutnya digelar suatu peradilan Ilahiyah pada Hari Perhitungan atau dalam bahasa Al Qur'an kita dikenalkan sebagai Youmil Hisab . Hari Perhitungan dan Peradilan .

Proses tersebut  menentukan  kita terjatuh  pada dua opsi/pilihan yakni  apakah  kita  menjadi  penghuni  Neraka Jahanam  ataukah penghuni Surga yang penuh  kenikmatan.


Adalah telah  menjadi ketetapan Allah SWT dan atas perintahNYA pula kiamat  pasti datang dan terjadi,  hanya saja tiada ada seorangpun yang mengetahui kapan  saatnya,  kecuali Allah SWT sendiri  Yang Maha Mengetahui akan  hal  tersebut.
(QS.An-Naba'.78:17) : "Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktuyang(telah)ditetapkan"
(QS.Thaahaa.20:15): "Innas-saa^ta  aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujzaa kullu nafsim-bimaa  tas^aa" Artinya:" Sesungguhnya  hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap  diri itu dibalas dengan  apa yang ia usahakan."///@zmr 


===REHAT============================
PERAMAL KIAMAT AKHIRNYA PENSIUN
Setelah dua kali ramalan hari kiamatnya gagal dan lebih dari dua pekan terakhir terserang stroke,
peramal kiamat Harold Camping (89) yang masih menjalani perawatan memutuskan pensiun dan berhenti berkhotbah melalui jaringan Family Radio miliknya. Kesehatan Harold yang menganut Kristen Evangelis dari California,Amerika Serikat, ini belum pulih meski telah menjalani perawatan intensif. Sejumlah pihak menilai serangan Stroke yang dialami Harold merupakan azab  dari Tuhan .
“Tuhan dalam Injil menilai dan menghukum para penentangnya.” Kata Erick Thoennes, Profesor Ilmu Injil dan Teologi dari Biola University.(rat)
Sumber:WARKOT, www.wartakotaalive.com/(021)53677881/882///24/6/2011>>Type:27/6/2011
===========================================


KIAMAT.
Hari kiamat adalah hari penghancuran total alam semesta beserta isinya termasuk bumi beserta makhluk yang menghuninya.  Proses dan kejadiannya adalah kehancuran yang sangat dahsyat dan mengerikan, sehingga membangkitkan hiruk pikuk, jerit kengerian, keterkejutan, raungan histeris, membaur dengan kata-kata dan ekspresi  penyesalan  yang amat sangat, sadar bahwa apa yang di dunia telah  diperingatkan dan dijanjikan Tuhan sebelumnya, saat itu tiba-tiba nyata  terjadi, dan kiamat menyentak keinsyafan tiap manusia bahwa Hari yang di peringatkan telah datang ! Benar-benar  terjadi .
Gemuruh Kiamat demikian hebat, karena benda-benda dilangit  dan dibumi berhamburan, dan berbenturan. Ledakan-ledakan menyilaukan mata, memekakan telinga,menakutkan karena batu-batu besar dan gunung-gunung berterbangan  seperti anai-anai. Bumi  diguncangkan dengan gempa yang dahsyat,  mengeluarkan isinya, termasuk diantaranya orang-orang yang mati didalamnya. Mereka hidup kembali dan tegak menyaksikan Hari dimana Dunia berakhir dengan menyeramkan. Benar-benar terjadi .
Bumi diguncangkan dengan gempa yang dahsyat, seraya memuntahkan isinya.
Terjadinya Kiamat adalah perintah Tuhan.  Pada hari itu  manusia keluar dari  kuburnya  dengan beraneka macam (rupa dan penampilannya), untuk diperlihatkan (bagaimana) amal mereka selama hidupnya. Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu, apakah hari Kiamat itu? Yaitu hari  dimana seluruh manusia  seperti  anai-anai  bertebaran. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dihambur-hamburkan.(QS.101:1~5). Benda angkasa raya bersimpang siur diatas sana, dan diatas kepala, karena orbit dan  rotasi terjungkil balik berlawanan  arah. Cahaya berkelebatan sangat menyilaukan dan terus dalam intensitas yang menakutkan sangat lebih menyeramkan dari petir-petir yang kerap kita saksikan, karena Kiamat benar-benar suatu kejadian yang luar biasa menakutkan. Air laut  meluap  kedaratan dengan ketinggian yang melebihi bukit-bukit , gelap dan manusia kelelap panik, diselingi  kilatan cahaya ledakan  dari benturan benda-benda yang melayang-layang. Suatu keadaan yang superdrama, tetapi  nyata dalam kesaksian tiap-tiap mata manusia. Benar-benar  terjadi .
Alam Kosmos, benda langit termasuk  bumi seolah  berpacu dengan kecepatan tinggi  berbalik kearah satu titik meninggalkan  garis edarnya.  Allah SWT melaksanakan ketentuanNYA dan menunjukan kekuasaanNYA, keperkasaanNYA, dengan meluluh lantakan semua yang ada. ALLAH SWT  membuktikan  kekadaluarsaan  alam semesta  dan   kefanaan (dunia).////@z


Berapa lama situasi kengerian di Hari Kiamat itu, hanya ALLAH SWT yang mengetahui dan menentukan, namun yang pasti  ialah tiap manusia bakal mengalami dengan nyata kengerian itu, yaitu dengan mata terbelalak karena  diliputi ketakutan yang amat sangat.
Firman ALLAH SWT  didalam Surat Al-Qiyamah.75 ayat 6~12: "Ia (manusia) itu bertanya 'Bilakah Hari Kiamat itu?(6) Maka apabila mata terbelalak (ketakutan)(7) dan apabila bulan telah hilang cahayanya,(8) dan matahari dan bulan dikumpulkan,(9) pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"(10) sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! (11) Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.(12).
Rosulullah bersabda dalam satu Hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani:"Bahwasanya  akan terjadi nanti dihari Kiamat, seorang bermandi keringat, mereka  memohon :"Yaa Tuhan berilah aku kesempatan beristirahat sejenak (dari kepanikan Kiamat), walau harus menuju neraka."(300HBD:h17/18)  >>>>>



Saudara-saudaraku,
Pada Hari Kiamat yang dahsyat dan amat mengerikan itu, akal manusia, fikirannya dan nuraninya tidak lagi berfungsi, karenanya tidak bermanfaat sama sekali. Mereka berkata tanpa kesadaran karena dicekam ketakutan dan panik mereka hanya  ingin keluar dari situasi yang sangat menakutkan itu, mereka tidak mengetahui bahwa  neraka jahanam jauh lebih  mengerikan dan menyiksa sebagai azab bagi mereka yang ingkar akan kebenaran peringatan Tuhan. Manusia berhamburan,berlarian kesana-kemari meninggalkan saudaranya, bahkan tak perduli lagi dengan anaknya, ibu dan bapaknya. Setiap dari  mereka di Hari Kiamat itu sibuk,  yakni terlibat dengan urusan pribadi masing-masing, didalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan itu.  (QS.80:33~37). 


Pada hari itu tiada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab bahkan tidak ada lagi rasa tali persaudaraan  serta tak ada syafaat atau perantara: 
"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” (QS.2:254)


Dengan datangnya malapetaka yang sangat besar itu, fikiran manusia menjadi kalut(bingung,panik,takut) mereka tersentak karena menyada-ri kejahatan, keburukan dan kebaikan apa yang telah diperbuat  selama hidupnya didunia.(QS.An-Naazi’aat.79:34~39) :
34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
35. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
37. Adapun orang yang melampaui batas,
38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).

Didalam benak manusia pada waktu itu hanya kebingungan dan ke khawatiran karena kepada mereka telah diperlihatkan keadaan neraka dengan amat jelas, yakni betapa menakutkan siksa azab yang akan di ditimpa kepada pendosa yaitu orang-orang yang lalai terhadap kwajiban yang diperintahkan agama; orang  yang Zholim,pendusta, orang yang fasik yaitu orang telah tahu tapi tidak melaksanakan kebenaran,orang-orang yang melampaui batas, korup, yang selalu berfoya-foya ditengah kemiskinan, pemboros, yang mengikuti hawa nafsu-nafsunya (amaaroh bisyuu’ wa lawwamah),orang-orang yang khianat menyia-nyiakan amanat, terlebih mereka yang terlibat dosa besar (kaba’ir), pendurhaka kepada orang tua dan , termasuk orang-orang kafir dan musyrikiin orang-yakni orang yang menyekutukan Tuhan dan menandingi Allah SWT.


Setiap manusia dihari kiamat itu sibuk berurusan dengan dirinya masing-masing,menghitung, mengingat-ngingat apa yang telah diperbuatnya.
Mereka  menyesal,menyesal sejadi-jadinya, --kalau dapat  mereka ingin dikembalikan kedunia lagi dan mereka akan berbuat baik sebaik-baiknya
mengumpulkan pahala dan kebajikan,walau dengan cara apapun./////@z
Namun semua sudah terlambat, waktu tidak dapat kembali lagi,maka penyesalan tinggal penyesalan; tinggallah peradilan Tuhan yang akan menentukan dengan saksi dan bukti sehingga tak satupun manusia dapat mengelak dari apa yang diperlihatkan yaitu rahasia yang dipertontonkan.


Simak Srt.Az-Zumar.39:67~70 >> "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya ,  pada Hari Kiamat dan langit digulung dengan "tangan kanan"-Nya. 

[ Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya DIA-lah Yang Maha Berkuasa  pada hari kiamat.]
Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.(67) Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing) (68) Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) serta didatangkanlah para Nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. (70) Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan DIA lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan."



AKHERAT
Negeri Akherat adalah suatu yang  Ghaib dimana  akal semata  tidak mampu menguak takbir hakekatnya.  Oleh karena itu orang-orang yang hanya  mengandalkan rasio semata  dengan mengandalkan perhitung matematika dunia saja pastilah tidak akan sampai pada keyakinan dan pemahaman  untuk  mempercayai bahwa ada kehidupan lagi  setelah  kematian, dan bahwa akan ada perhitungan untuk  mempertanggung jawabkan nilai-nilai  perbuatan tiap-tiap individu selama hidup didunia. Apakah  mereka , kita ,  lebih banyak  berbuat  kebajikan menurut  perintah agama  atau  sedikit  dibandingkan perbuatan - perbuatan  dosa kita  yang dilarang  agama (Islam).


Akal manusia sebenarnya baru mencapai  tingkat  yang  rendah meskipun manusia diberikan  kelebihan inteligensia dari makhluk lainnya . Namun setinggi  apapun  achievement atau tingkat pencapaian yang dapat diraih oleh makhluk  bernama manusia tetap saja hal itu merupakan  kadar yang sedikit (illa qoliila) ; yaitu sekelumit saja dari yang dianugerahi Tuhan kepadanya. Konon lagi dibandingkan  dengan keluasan ilmu  yang dimiliki Tuhan, Sang Pencipta, Penguasa dan Penjaga Alam Semesta, yang Kekuasaannya  meliputi Langit (Ruang Angkasa) dan bumi (benda angkasa , planet,bintang, dan bima sakti / galaksi serta isi dan penghuninya:  dimensi Kosmos dan Makros.


Dalilnya : "ALLAHu laa ilaaha illa huwal-Hayyul-qoyyuum laa ta'khudzuhu sinatuw-wa laa naum ,
lahu maa fis-samaawaati wa maa fil- arDhi, man dzaladzii yasyfa^u  ^indahu illa bi idznihi
ya^lamu maa baina aidihim  wa maa kholfahum , wa laa yuHiiTuuna bisyaiinm-min ^ilmihi  illa bimaa syaa'a  , wasi^a kurasiy-yuhus-samaawaati wal 'arDhi , walaa ya'uuduhu HifZhuhumaa , wa huwal-^liyyul-^aZhiim : 
ALLAH tiada tuhan  melainkan DIA yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNYA. DIA tidak mengantuk dan tidak tidur. KepunyaanNYA apa yang dilangit dan apa yang di bumi. Siapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) disisiNYA selain dengan izinNYA?  ALLAH mengetahui apa yang dihadapan mereka dan dibelakang mereka , dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari  Ilmu ALLAH  melainkan jika itu apa yang dikehendakiNYA. Demikian luasnya kekuasaan ALLAH  meliputi Langit(Jagat raya) dan Bumi , dan ALLAH tidak  merasa berat memelihara keduanya . Dan ALLAH Maha Tinggi lagi  Maha Agung." (QS.AlBaqoroh.2:255).


Dalilnya: "Wa maa utiitum minal ^ilmi illa qoliilaa : Dan tiadalah kamu diberi ilmu (pengetahuan) melainkan sedikit" (Srt. Al isroo'.17:85).////@zmr.


Ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia adalah karunia, nikmat pemberian Tuhan untuk menjadikan manusia  Khalifah dimuka bumi. Khalifah  berarti pemimpin , pengelola , pengurus sekaligus yang bertanggung jawab akan wewenang atau penguasaannya yaitu Amanah yang  diberikan Tuhan . 
Seluruh alam semesta ini memang diperuntukkan untuk hajat  kehidupan manusia  (QS.Al Jatsiyah.45:13) , untuk kesenangan sekaligus sarana , bukti untuk menyadari kebesaran dan kehebatan Penciptanya.  Dengan demikian kelebihan nalar, Akal , Fikir , Inteligensia manusia  yang tidak sepenuhnya  dimiliki oleh makhluk lainnya itu sebetulnya adalah anugerah Tuhan  yaitu untuk lebih  mengenal  dirinya, alam semesta  ciptaanNYA dan Tuhan Al-Khaliq (Sang Pencipta). Maka kemudian  dengan  kepengetahuan dan kesadarannya  itu seharusnya membawa manusia  kepada keinsyafan,  keimanan dan ketaqwaan. 
Jadi intinya, akal dan kecerdasan harus  digunakan  dengan bimbingan kesadaran; bahwa semakin jauh kita  mengetahui  tentang segala  sesuatu, maka kita semakin  mengagumi  betapa kebesaran Allah SWT, dan betapa luasnya Kursi atau  Ilmu yang dimiliki, maka dengan  demikian kita 'wajib'  tunduk, sujud, mengabdikan diri sesuai dengan ruh dari  wahyu-NYA dalam ayat 56 surat Al Dzariyaat(51) , yakni:  "Dan AKU tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka menyembah/mengabdikan diri kepadaKU" /////@zmr


Sahabatku, para LANSIA dan Saudaraku kaum muslimin.
Berikut ini saya cuplikan buat peringatan bagi kita semua, bahwa Sains (IPTEK) yang dimiliki seseorang ilmuwan jika tidak dikendalikan oleh keimanan kepada Tuhan  akan membawanya  kepada suatu 'musibah,  karena akal semata seperti  diuraikan sebelumnya akan membawa  manusia menjadi sesat (going astray) bahkan  menuju neraka jahanam (going to Hellfire).  Simak berita berikut ini :


STEPHEN HAWKING : "SURGA ITU CUMA DONGENG."
Pakar fisika asal Inggris Stephen Hawking yang berusia 69 tahun (jadi sudah Lansia! -pen.) kembali memberikan pernyataan  yang menggegerkan. Dalam wawancara khusus dengan surat kabar The Guardian, Hawking menyatakan bahwa surga  merupakan cerita dongeng bagi orang yang takut kegelapan.
Hawking merupakan ilmuwan kenamaan yang sudah  menerbitkan buku, diantaranya " A Brief History of Time" (Sejarah Singkat mengenai Waktu) yang ditulis tahun 1988. Diusia 21 tahun, Hawking diramal hanya bisa bertahan hidup dalam beberapa tahun karena terkena penyakit berat  yang mempercepat proses degeneratifnya. Dalam suatu periode hidupnya, Hawking hanya dapat berkomunikasi melalui alat pemutar suara dan hampir sepenuhnya  lumpuh karena penyakitnya  yang tidak dapat diobati. Ia ternyata bisa melewati ramalan itu hingga menjadi ilmuwan kondang .
Ketika masih aktif mengajar di Universitas Cambridge, Hawking mewarisi  jabatan yang pernah dipegang oleh pakar fisika dan matematika ISAAC NEWTON yang menelurkan teori fisika yang mashur itu.
Tahun 2009 , ia dirawat di rumah sakit karena kelelahan usai tour ceramah di Amerika Serikat. Namun ia kemudian kembali ke Universitas Cambridge sebagai Direktur Penelitian . Tahun 2010 , ia menerbitkan buku "The Grand Design" . Buku ini secara umum menjelaskan bagaimana pembentukan bumi.  Disana, Hawking menyatakan  tidak membutuhkan kekuatan surgawi untuk  menjelaskan  terbentuknya alam semesta. 
Dengan kata lain,  penciptaan (alam semesta,-pen.) ini tidak memerlukan bantuan Tuhan. (Na^udzu billah min dzalik.-pen.)
Hal ini kemudian memprovokasi para  pemimpin agama , termasuk kepala Rabi Lord Sacks  yang menolak pandangan Hawking .
Sejak itulah,Hawking lebih banyak berceramah  seputar kehidupan beragama yang dilihatnya dari kaca mata ILMU PASTI sesuai keahliannya. 
"Saya telah melewati hidup dengan prospek kematian prematur dalam 49 tahun terakhir. Saya TIDAK TAKUT TERHADAP KEMATIAN, TETAPI SAYA TIDAK INGIN TERBURU-BURU UNTUK MATI. Masih banyak yang ingin saya lakukan terlebih dahulu ," katanya kepada surat kabar The Guardian .
Hawking mengatakan , KEMATIAN TERJADI KETIKA OTAK  BERHENTI BEKERJA . "Saya menganggap Otak  sebagai  Komputer yang akan berhenti berfungsi saat salah satu komponennya rusak.
TIDAK ADA SURGA ATAU AKHERAT  untuk Komputer yang rusak. SURGA MERUPAKAN KISAH DONGENG untuk orang yang takut kepada  kegelapan ." ujarnya. (Ant/tig)WK18/05/2011. //////@zmr.


Sahabat,
Itulah pendapat  seorang Ilmuwan hebat dan kondang Stephen Hawking . Seorang anak manusia yang dianugerahi Tuhan kelebihan dari  manusia  lainnya yaitu inteligensia dan geniusiti tinggi. 
Kita hanya ingin mengatakan bahwa akal  , rasio , dan intligensia manusia merupakan anugerah Ilahiyah . Ia bisa bermanfaat bagi kehidupan didunia , bisa juga  bermanfaat  bagi  Hari Kemudian (bagi orang yang beriman kepada adanya Hari Akherat),  namun  sangat bisa juga merupakan ancaman malapetaka bagi mereka yang tidak percaya pada Kekuasaan Tuhan, yang menjadi takabur, sombong   dan bahkan mereka  yang menjadikan  akal kecerdasan  mereka,  sengaja atau tidak , sebagai tuhan mereka,  karena  mereka  lebih meyakini kehebatan apa yang telah diberikan akal, mereka menikmati   itu sebagai kebanggaan, padahal  sesungguhnya justru  akal  itu seperti di katakan tadi hanyalah  merupakah secercah, yakni sedikit saja dari anugerah Tuhan.  

Jelasnya akal  dan pengetahuan manusia itu hanyalah sekelumit saja dari pemberian Tuhan. Lalu mengapa  akal  itu seolah menjadi segalanya? Bukankah akal dan pengetahuan itu cuma karunia, sarana  dan fasilitas saja? Alangkah keliru dan rugi. Mereka sesat sebagaimana orang salah arah didalam perjalanannya hidupnya yang nyasar. Kompas  kehidupan  mereka  adalah jarum dunia .  


Demikian pula pemikiran  kita  mengatakan  bahwa otak kita  tidak sama dengan komputer  . Komputer diciptakan (oleh otak) manusia , sedangkan otak/kecerdasan, manusia diciptakan oleh Tuhan-Allah SWT- bagi orang-orang  yang dikehendaki . Komputer mati karena komponennya rusak atau sistemnya  terganggu, tetapi manusia  mati  'bukan' karena organ tubuhnya yang terganggu atau rusak , kalaupun terbukti  secara klinis itu hanyalah sebab saja dari akibat takdir  Tuhan yang telah jatuh tempo, sesuai  dengan FirmanNYA :
"Wamaa kaana linafsin an tamuuta illa  bi idznillahi kitaabanm-mu'ajjalaa : Dan bahwa setiap yang bernyawa tidak akan  mati kecuali dengan idzin ALLAH sebagai  ketetapan yang telah ditetapkan waktunya ." (QS.Ali ^Imroon.3:145) ///////@zmr.

Kita sangat bersyukur dengan kesadaran dan keinsyafan yang merupakan Petunjuk atau Hidayah yang diberikan  kepada  kita yang merupakan salah satu dari sekian banyak nikmat Allah SWT yang diberikan berikan kepada kita, khususnya  kepada orang-orang yang berusaha mencari Hidayah itu, dan kepada orang-orang yang dikehendakinya . Kita telah dianugerahi pemikiran  dan jalan yang lurus dan benar walaupun itu  merupakan kebencian  bagi orang-orang kafir, bahkan kehinaan (menurut mereka) .
Untuk hal ini, kita pegang erat-erat Firman Allah SWT didalam Surat Al Baqoroh.2:212  sebagai berikut:
"Zuy-yina liladziina kafarul-Hayatud-dunyaa, wa yasKharuuna minal-ladziina aamanuu, wal-ladziinat taqow fawqohum youwmal qiyamati, wallahu yarzuquu may-yasyaa'u bighoiri Hisaab."
  "Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir dan  mereka memandang hina orang-orang (yang) beriman, padahal  orang-orang yang bertaqwa itu  lebih mulia dari pada mereka dihari kiamat . Dan Allah  memberikan karunianya(rezeki) kepada orang yang dikehendakiNYA tanpa batas." (QS.2:212)   Wallahu  a^lamu  bi Showab .
 ////////@zmr-Bandung.3Juni 2011,Jum'at,22.00.






Kamis, 24 Februari 2011

LANSIABERTAKWA: LANSIA BERGUNA KARENA BERKWALITAS : TUA OK MEMBLE NO...

LANSIABERTAKWA: LANSIA BERGUNA KARENA BERKWALITAS : 
TUA OK MEMBLE NO...: "Para LANSIA sahabatku,ketika kita menyadari bahwa betapa waktu itu sangat berharga,maka kemudian kita ingin menggunakan sisa hidup ini.."

Rabu, 16 Februari 2011

LANSIA BERGUNA KARENA BERKWALITAS:TUA OK MEMBLE NO WAY.

Para LANSIA sahabatku ,
Ketika kita menyadari bahwa betapa waktu itu sangat berharga,maka kemudian  kita  ingin  menggunakan sisa  hidup  ini  agar  bisa  bermanfaat 
semaksimal mungkin. Masalahnya  sekarang  ialah  bagaimana kita  dapat  hidup  dikaruniai Tuhan dengan kesehatan Lahir dan Bathin , sehingga kita dapat  menjaga kwalitas rohani dan  jasmani kita untuk tetap  bertakwa,
beribadat  yaitu berdaya guna , minimal tanpa menjadi beban yang menyusahkan terhadap orang lain , serta tetap dapat bersungguh-sungguh  membina Akhlaqul Karimah , yaitu  Budi Pekerti yang mulia ./
Namun menjadi LANSIA , yakni berumur lanjut , adalah anugerah tersendiri , yaitu berarti kita masih
diberikan kesempatan untuk bertobat,beribadat,dan beramal sholeh,menghapus dosa dan menambah pahala untuk menambah berat timbangan kebaikan kita . Nah, sahabat, didalam kerangka inilah kita bergiat,berusaha untuk memperbaiki diri , meningkatkan  mutu hidup  kita , merubah dengan hijrah dari   keadaan kita yang selama ini terbelenggu  penyakit , baik penyakit jasmani  maupun rohani  menuju kesehatan yang  mendekati  kesempurnaan . Sesungguhnya hanya Allah Subhaana Robbil ^izati Yang Maha Sempuna.  //
  Saudara-saudara kaum muslimin yang dimulyakan Allah. Keberadaan atau kehidupan kita manusia didunia ini, adalah pada hakekatnya berdasarkan Firman Allah Swt. yang termaktub didalam Surat Adz-Dzariyaat.51:56
yang  berbunyi , sbb.: " Wa maa kholaqtul-jinna wal-insa illa liya^buduun,"  artinya: "Dan tidaklah AKU menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah(menghambakan diri) kepada-KU,"
Ayat tersebut bagi orang yang percaya mestinya sudah cukup untuk memantapkan keimanan dan menjadi motivasi mengapa kita harus selalu dan terus berusaha ber'taqorrub ilallah' yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT. dengan melaksanakan perintah-NYA  dan menjauhi larangan-NYA.
Dengan menyerahkan diri kepada Sang Pencipta(Al-Khaliq) dan melakukan peribadatan yang benar  maka kita dapat menunaikan amanat kehidupan ini sesuai dengan kehendak Allah ,yakni agar terhindar dari kesia-siaan  dan penyesalan sebagaimana celakanya orang-orang yang merugi di akherat nanti; dibenamkan
dineraka jahanam yang sangat pedih dan menghinakan, -- na^udzu bilahi min dzalik,-kita berlindung kepada Allah dari hal yang demikian, tsumma na^audzu bilahi min dzalik . Jadi dengan demikian , mengabdikan diri kepada Allah SWT dengan ikhlas,sabar,tawadhu^(merendahkan diri) serta istiqomah (konsisten,ajeg) adalah ikhtiar atau pilihan yang mutlak  . Tak dapat diragukan lagi , dengan cara itulah yang hanya bisa menyelamat-kan kita didunia ini dan diakherat nanti . ///

KESENANGAN DUNIA
Hidup di dunia dan dunia itu  sendiri  adalah semu dan tidak  kekal  (fana) ibarat  f a t a m o r g a n a . Kesenangan dunia atau  'mata^ud-dunya' tampak  seperti genangan air yang sangat menggiurkan disa'at terik matahari  yang  amat panas  menyengat . Kemewahan dan  keasyikan mencintainya, menggoda  nafsu mereka yang  selalu merasa   h a u s  akan kesenangan dunia  tersebut ,  kemudian mereka menjadi terlena , bahkan  terbelenggu karena godaan  syetan  yang memang amat  mengetahui  kelemahan-kelemahan sifat-sifat  manusia.
Kesenangan dunia , semakin direguk layaknya seperti  meminum air  laut , bukan melepaskan dahaga namun  semakin haus saja , bahkan   membuat mereka menjadi tamak atau  serakah . Kemudian akibatnya  setelah itu  ialah  terjadinya kemungkaran , kebathilan , dan kezholiman . Contoh  yang nyata  dewasa ini , orang  lebih  menghargai nilai-nilai materi  atau  kebendaan didalam  pergaulan  pribadi  maupun sosial . Mereka  lebih menaruh hormat kepada orang  yang  lebih unggul dibidang materil, yang memiliki uang banyak , rumah megah, mobil  mewah, yang  berpakaian necis  dan  modis,  dan yang  berkedudukan tinggi karena  jabatannya di kekuasaan,dll,dll,  namun  memandang  rendah  terhadap kesholehan  dan  kesederhanaan . Ini  bukan  sekedar fenomena biasa tetapi  telah  terjadi  suatu  kesalahan  persepsi di masyarakat umum  yaitu penjungkir-balikkan nilai  tata  kehidupan yang  terlanjur membudaya .
Karena 'dunia' telah menjadi  acuan  strata  pergaulan , akibatnya orang  lalu  berlomba-lomba mengejar harta untuk  menjadi kaya bukan  untuk sekedar  memenuhi  kebutuhan saja , namun  lebih  jauh  dari  itu untuk kemewahan  dan  kemegahan , pujian , atribut keunggulan  dan pamer . Celakanya , cara  yang  mereka tempuh  sangat sering  melanggar kaidah  kejujuran  dan  ' kehalalan ' serta  sering  amat  kejam  dengan merampas , menggerogoti  hak  orang banyak , yakni  hak-hak rakyat  yang  semestinya di dipenuhi  amanatnya .  Maka  sekarang  ini  kita  banyak  menyaksikan terbiasanya perbuatan-perbuatan dari pungutan liar  sampai  korupsi  sebagaimana  hampir  membudaya  dinegeri  tercinta  ini . Rosulullah SAW bersabda: "Law anna li ibni Aadama  waadiyan min dzahabin , aHabba  an yakuuna lahu waadiyani , wa lan yamla'u fahu illat-turoob , wa  yatuubullahu  ^alaa  mantaaba "(Muttafaq ^alaih) , artinya "Andaikata seorang  anak Adam telah  memiliki satu  lembah  mengandung  emas , pastilah  ia  ingin memiliki  dua  lembah lagi . Dan tiadalah  yang  dapat menutup mulutnya (menghentikan kerakusan terhadap dunia ) kecuali  tanah (yakni kuburan atau  kematian) . Dan    ALLAH berkenan  memberi  pengampunan  kepada siapa saja yang  bertobat .////

TAUBATAN NASHUHA.
Sahabatku,saudaraku  para LANSIA ,
Orang-orang yang telah berbuat  maksiat seperti tersebut  tadi yakni yang melakukan  kemungkaran , kebathilan  and  kezholiman jangan  berharap mereka  dapat membersihkan  diri  dengan harta  haram , yakni dengan cara  berpura-pura bajik dengan bersedakah secara  riya' (pamer saja) sebab hal  itu akan sia-sia yaitu  akan  tertolak , habithot a^maluhum ,seumpama tak bergunanya  mencuci  pakaian kotor  dengan air najis . ALLAH SWT memberikan  yang  baik dan  hanya  menerima  yang  baik-baik  saja *).  Kecuali apabila mereka bertawbat  dengan kesungguhan tawbat , yaitu  Taubatan Nashuha .///// "Sesungguhnya tawbat disisi Allah  hanyalah taubat  bagi orang-orang yang  mengerjakan  kejahatan  lantaran  kejahilan , yang kemudian  mereka bertaubat dengan segera ; maka  mereka  itulah  yang  diterima Allah taubatnya ; dan Allah Maha Mengetahui  lagi  Maha  Bijaksana ." (QS.4:17)//////
Untuk bertaubat seperti  Taubatan  Nashuha itu  ada sarat yang  harus dipenuhi dan dilaksanakan dengan sebenar-benarnya,yaitu taubat  dengan keteguhan hati untuk tidak akan mengulangi  lagi . Juga,untuk  urusan yang menyangkut kezholiman terhadap sesama  manusia itu  harus  dibersihkan  yaitu dikembalikan  kepada  yang berhak . Itulah  prasarat untuk bertobat , maka  marilah  kita bersegeralah  mendapatkan Maghfiroh atau  Pengampunan  dari  Allah  SWT.
"Dan  tidaklah  taubat  itu  diterima Allah  dari  orang-orang  yang  mengerjakan kejahatan  hingga  apabila  datang ajal  kepada seseorang diantara mereka (barulah)  ia  mengatakan : 'sesaungguhnya saya  bertaubat  sekarang ' . Dan  tidak (pula  diterima) taubat  orang-orang  yang  mati sedang  mereka  didalam  kekafiran. Bagi  orang-orang  (seperti) itu  telah Kami  sediakan  siksa (neraka) yang  amat  pedih."(QS.4:18).

BERSYUKUR.
Allah telah  menganugerahkan  kepada  manusia didunia  sesuatu  yang  bermanfaat  dan  menyenangkan hati .
Hal  itu tentunya agar  kita  manfaatkan sebaik-baiknya  untuk  kehidupan  ini , serta  kenikmatan apapun  yang  kita rasakan  harus  kita sebut-sebut  dan  selalu  kita  syukuri . "Wa ammaa bini^mati robbika  faHaddits": Dan terhadap nikmat Tuhanmu , hendaklah engkau  nyatakan (dengan  bersyukur).(QS.93:11).
Demikian  banyak  nikmat  yang  dilimpahkan Tuhan  kepada  umat  manusia , demikian  lengkap Tuhan memfasilitasi kehidupan kita  sungguh  tak  terhitung  jenis  dan  jumlahnya ."Dan  jika  kamu menghitung-hitung nikmat (yang  diberikan)Allah,niscaya kamu tidak dapat  menentukan  jumlahnya."(QS.16:18)
 Maka  ingatlah  kamu  kepada-KU niscaya  Aku  ingat pula  kepadamu , dan bersyukurlah  kepada-KU , dan  janganlah  kamu  mengingkari (nikmat)-KU .(QS.2:152).
Kesenangan  dunia  tidaklah  dilarang  sebagaimana yang  halal  menurut  ketentuan Agama (Islam) yaitu yang hak  bagi  kemaslahatan manusia dan  tidak  bertentangan dengan syariah  (Hukum agama Islam).//////
"Wahai orang-orang  yang beriman,makanlah  diantara rezeki yang baik-baik yang  Kami  berikan kepadamu dan  b e r s y u k u r lah  kepada  kepada Allah  jika  benar-benar  hanya  kepadaNYA  kamu  menghamba kan diri .(Al Baqoroh.2:172) dilain  ayat Allah  menegaskan lagi  "Dan  makanlah  makanan yang  halal lagi  baik dari  apa  yang  Allah  telah  rezkikan  kepadamu , serta   b e r t a k w a l a h    kepada  Allah  Yang kamu  beriman  kepada-NYA .(Al Maa^idah.5:88).  Disurat  yang sama pada  ayat  sebelumnya(87) Allah  melarang kita  mengharamkan apa-apa  yang  baik yang telah  Allah  halalkan kepada  kita , asalkan tidak  melampaui  batas . Allah  tidak  menyukai  orang-orang  yang  melampaui batas , yakni belebih-lebihan  dalam hal  apa  saja  termasuk boros (tubazir) dan  bermegah-megahan (tafaharum) serta  berpesta  ria .Mengenai  kehalalan  sudah  tentu kita pun  tidak  dibenarkan  menghalalakan  perkara  yang haram.

Sahabatku dan saudaraku  sesama  LANSIA ,
Semua  kenikmatan baik yang memenuhi kebutuhan  hidup maupun yang menyenangkan kehidupan  ini adalah rezeki atau  karunia  dari  Allah SWT.  Rezeki  bukan  berupa  materi  saja , uang , harta , tanah ,rumah , kendaraan , dan  fasilitas hidup  lainnya , namun rezeki  juga  dapat  berbentuk immaterial seperti , ilmu pengetahuan / informasi , kekuasaan/kepercayaan , atribut  pujian, kebanggaan , terlebih lagi kesehatan yang sangat  berharga . Semua  karunia  itu  memungkinkan  untuk  diraih  oleh  manusia  didunia  ini  yaitu dengan
sebab seberapa  kadar  usahanya dan  do'anya  untuk  mendapatkan  peningkatan  kwalitas kehidupannya, Zhohir  maupun Bathin . "Inallaha laa  yughoyyiru  maa bi qoumin Hatta yughoyyiruu  maa bi anfusihim": Sesungguhnya Allah tidak  akan  merobah nasib/keadaan  suatu  kaum  sampai  mereka  (berusaha) merobah (nasib/keadaan) diri mereka  sendiri.(Ar-Ra^du.13:11).
Didalam kenyataan  sejarah , pengikut  agama  Islam bukanlah kebanyakan  orang-orang  yang  bodoh , orang-orang  miskin atau  orang-orang  membenamkan diri  didalam  mesjid  saja  atau  orang-orang  yang zuhud  terhadap  dunia dengan  cara  yang keterlaluan,yakni  membencinya . Istri  Baginda Nabi  Muhammad yang pertama yaitu  Siti  Khodijah binti Khuwailid  adalah  janda  kaya  yang lahir dari  nasab/keturunan keluarga  kaya . Para  sahabat Nabi diantaranya  Abu Bakar Ra  adalah  orang  kaya , para  tabi^in  banyak yang menjadi  penyandang  dana  jihad yang  memiliki   kekayaan  karena  kepiawaiannya berniaga , bermuamalat . Mereka  berharta , berilmu , namun  ikhlas  berkorban dijalan  Allah  SWT. Mereka  memanfaatkan harta mereka  dengan cerdas  yakni dengan  membebaskan  diri mereka  dari  tanggung jawab perbelanjaan  yang  tidak  dihalalkan Allah SWT , yaitu utamanya  terhadap  pertanyaan peradilan dihari perhitungan  di akherat  nanti.

Professor Dr.Hamka didalam  bukunya ' TASAWUF MODERN ' menulis : " Semangat  Islam ialah semangat berjuang , semangat berkurban , semangat  bekerja , bukan  semangat lemah paruh dan  melempem . Agama Islam adalah  agama  yang  menyeru umatnya untuk berusaha  mencari  rezeki  dan  mengambil  sebab-sebab buat  mencapai  kemuliaan , ketinggian , dan keanggungan dalam  perjuangan  hidup  bangsa-bangsa . Bahkan Agama Islam,"  demikian menurut Hamka , " menyerukan kepada kita untuk  menjadi yang  dipertuan di dalam  alam  dengan  keadilan , memungut  kebaikan dimanapun bersuanya , dan membolehkan  mengambil peluang mencari  kesenangan yang diizinkan ." Selanjut  Hamka  bertutur : " ..baik  Nabi dan  sahabatnya  yang berempat , atau yang beribu-ribu itu  semuanya  berakhlak  tinggi , berbudi  mulia ,sanggup  menderita lapar  dan  haus . Dan jika  mereka beroleh kekayaan, tidaklah  harta  itu lekat  kedalam  hatinya sehingga melukai  hati  itu  jika deng berpisah ." Mereka mendapatkan  harta  kekayaan  dengan cara yang  baik  dan halal , serta bergegas  membelanjakannya dijalan yang baik , fii  sabilillah , dan dengan cara  yang baik pula .
Simak pula perkataan Sayyid Rasyid Ridha : "Sahabat-sahabat Rosulullah yang besar,demikian  juga ulama-ulama tabi^in dan beberapa  orang yang shaleh-shaleh, mereka adalah  orang yang kaya-raya,--yang memiliki harta  benda  lebih  dari  yang perlu . Adapun berlebih-lebihan memasukan rasa  kebencian terhadap  harta kekayaan dunia kedalam sanubari, adalah salah satu sebab  kelemahan  kaum muslimin  dan salah  satu sebab pula mereka mudah  dikalahkan  oleh  musuhnya .///////

Sahabat yang dimulyakan ALLAH ,
Kemudian  bagaimana  seharusnya  sikap  kita  terhadap  kesenangan dunia  yang  disatu sisi  hal  itu  hanya merupakan hiasan  dan kesenangan  yang  menipu, namun  disisi  lain kita  diperintahkan  untuk  meraihnya sebagaimana  sesuatu  yang  tak  boleh   dilupakan ? "Dan  carilah pada  apa  yang  telah dianugerahkan Allah  kepadamu  (kebahagiaan) negeri  akkhirat , dan janganlah  kamu  melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi  dan  berbuat baiklah  (kepada  orang  lain)  sebagaimana Allah telah  berbuat  baik kepadamu, dan  janganlah  kamu berbuat  kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak  menyukai orang yang berbuat kerusakan."(Al Qoshosh.28:77).
Agama  Islam  memiliki  tuntunan bagi  pemeluknya  untuk  menjaga  keseimbangan  hidup  dan  untuk  berlangsungnya tatanan  kehidupan . Keseimbangan atau Equilibrium telah  menjadi amanah  dan  sunatullah untuk  manusia  dan alam  semesta  dalam  seluruh aspek  dan facet  kehidupan  duniawi  dan ukhrowi. Dalam  menjaga  keseimbangan  ini  diantaranya  Nabi SAW  tidak  mememperbolehkan  seseorang melakukan sembahyang  terus  menerus sepanjang hari , juga  ketika  ada  yang  berkeinginan  akan  berpuasa  selamanya  dan  yang lain  ingin  menjauhi diri  dari  istri-istri  mereka serta  tidak  kawin  selamanya -- hanya  karena  mereka  merasa   s a n g g u p  beribadat  lebih  banyak  dari  Nabi , yaitu  untuk mendapatkan pengampunan  dosa  dan  bahagia  di akhirat  nanti. Namun Nabi Muhammad SAW  tidak memuji  maksud  tersebut seraya  berkata : Demi Allah , saya  lebih  takut kepada  Allah dari  kalian , bahkan saya lebih  bertakwa , tetapi  saya  puasa  dan  berbuka , saya  sholat dan  juga  tidur , saya  kawin dengan  beberapa orang  wanita. Maka  siapa  yang  mengabaikan sunah  kelakuanku , maka  ia  bukan  termasuk  umatku ."
///////
Hadits  tersebut menggambarkan kepada kita ,umatnya  rosulullah, bahwa NabiMuhammad SAW  melarang orang berlerbih-lebihan (bahkan) didalam  peribadatan yaitu  yang  tidak  sesuai menurut  ajaran  yang  benar  menurut Sunatullah  dan Sunatur-rosul . Sunatullah  ialah  apa-apa  yang ditentukan Allah  termasuk  diantaranya menjaga  keseimbangan alam dan keseimbangan hidup didunia  dan hidup  beragama (Islam).
"Wa laa  tabghil- fasaada fil-arDhi, innallaaha  laa  yuHibbul-mufsidiin.": "Dan janganlah  kamu  berbuat kerusakan di bumi.Sesungguhnya  Allah  tidak  menyukai  orang-orang  yang  berbuat  kerusakan." (QS.28:77)  Membuat  kerusakan  di bumi termasuk diantara membabat  hutan tanpa perhitungan atau ilegal-logging untuk memperkaya diri sendiri  atau sekelompok penjahat  yang  kemudian berakibat  terganggunya keseimbangan  alam (ekosistim) sehingga  mendatangkan nushibah dan  bencana , demikian pula pada perkara yang lain dimana  manusia tidak   menggunakan  akal  sehat dan berfikiran positif serta hati nurani
yang benar,  maka pada  akhirnya  manusia  sendirilah yang  menanggung deritarnya  sebagai  akibatnya.
Dibidang  hukum  demikian  pula, keadilan harus  ditegakkan  secara  nyata menurut syariah,sehingga manusia
mendapat pelajaran  dalam keseimbangan . Hukum Qisas  umpamanya  bukanlah sesuatu  yang kejam dan keterlaluan  tetapi itulah keadilan  yang  sebenar-benarnya . Dewasa  ini hukum tidak seimbang  di neraca keadilan, contoh  seorang  miskin  yang  mencuri  ayam  seharga  puluhan ribu rupiah  dihukum sekian bulan lalu  seorang pejabat  yang  berkedudukan tinggi(dipemerintahan),sangat berkecukupan, melakukan  korupsi
sekian  milyard  hanya  dihukum ringan  saja serta  mendapat  amnesti  pula.  Padahal  sudah  jelas perbuatan  korupsi  adalah  suatu  penghianatan  kepada rakyat (orang banyak) ,  kejahatan  yang amat  berakibat kerusakan moril  dan  materil  sehingga sangat  berdampak pada kemerosotan  akhlak dan kemiskinan.
Korupsi adalah jelas  perbuatan merusak  tatanan  kehidupan, melawan hukum  kehalalan, karenanya  menurut ayat  tadi (QS.28:77) tidak  disukai  Allah dengan  kata  lain dibenci Allah  SWT.
Demi  keseimbangan (Sunatullah) diperkara  apapun kita  harus berusaha  menegakkan keadilan, dimulai dari diri  sendiri,dilingkungan  keluarga,,di masyarakat dan dilingkungan  yang  lebih luas dalam berbangsa  dan bernegara. Islam  memiliki  aturan-aturan  yang spesifik didalam  hal  yang fundamental  tersebut.
"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu)  b e r l a k u   a d i l  dan  berbuat  kebaikan, memberi kepada  kaum kerabat  dn  Allah  melarang  dari  perbuatan  keji , kemungkaran  dan  permusuhan . Dia (Allah) memberi pengajaran  kepada  kamu  agar kamu  dapat  mengambil   p e l a j a r a n." (An Nahl.16:90).////////@zmr


.